Sudah hampir 2 bulan ku menjalani hubungan dengan seorang lelaki sunda , nana ya dialah pacarku. Hari minggu pagi tanggal 20 maret, di pagi hari aku memutuskan untuk menerima cintanya saat itu. Entah apa yang membuatku menerimanya semua orang bilang lelaki itu ngg pantasa untukku , namun hatiku berkata lain.
Hari-hari kulewati hanya untuknya sms’an dengannya pergi ke warnet membuat tugas bersama-sama. Namun yang terjadi tidak sesuai dengan apaa yang aku inginkan dia pulang ke tanahnya desa di mana dia tinggal, ya dia di desaku hanya karena tugas dari sekolah “pkl” sebutan yang selalu membuatku teringat padanya.
“ya allah kenapa ini harus terjadi ?”
“ngg papa de’ , a’ kan selalu menghubungimu , percayalah”
“aku percaya namun aku ragu a’ akankah ini menjadi penghalang kita?”
“ssttt jangan bilang gitu” kata-kata yang selalu aku ingat darinya , dengan air mata yang menetes dan mengalir dipipiku kupeluk tubuhnya kupeluk erat sekali , seakan aku tak ingin melepaskannya , di malam terakhir itu ku menemaninya jalan-jalan di sekitar desaku , aku hanya bisa membuatnya senang saat itu.rabu pagi dia pergi meninggalkan ku sendiri di sini , mencoba tuk selalu berfikir positif tentangnya.
Namun yang terjadi hubungan kami kandas di bulan mei 2011 . ku menangis tertahan mengingat semua hal itu sakit rasanya mengingat kenangan tentang kami dulu , hari demi hari kulewati tanpa dirinya disisiku.
Kuterus tersenyum melawan kegagalan
Hidup di bumi sebuah perjuangan
‘ku akan pelajari dari kegagalan
Hingga aku lupa kata putus asa
Setelah kami putus tak lama kemudian aku memintaya untuk kembali kepadaku mencoba mengulang kembali kenangan yang masih ada di memory otakku. Tetapi ….
“maafin a’ de’,,, a’ masih ingin fokus dengan sekolah,mungkin ini sangat sakit bagimu, namun a’ juga ngg bisa memaksakan perasaan ini”
“aku mengerti itu” kubalas sms’a seperti itu . dalam hati ku selalu bertanya-tanya terlalu hinakah diriku tuk kau miliki? Selalu itu yang aku pikirkan setelah kejadian tersebut.
Rindu dihatiku ingin selalu bersamamu
Saat kau peluk aku
Tak ingin kumelepaskanmu
Sekarang aku telah menjadi milik orang lain , kini ku berikan seluruh hatiku kepadanya , aku sangat menyayanginya begitu juga dengannya juga menyayangiku , tanpa sengaja aku membuka profil facebook putra , kulihat status yang kurasa itu di tulisnya untukku
“kenapa aku kaya’ ngg rela kalo dia punya pacar baru ? apa aku masih suka?”
Namun semua itu sudah terlanjur batinku , tak selang lama kemudian aku membuka kembali profilnya dan kulihat lagi dia menulis status tentangku dan kurasa dia….
“pengen balikan sama dia,,,,, tapi dia udah ada yang punya”
Sungguh semua ini ngg ada gunanya batinku ku rasa kau hanya mempermainkan cinta saja , ingatkah kau saat ku meminta ingin balikan sama kamu? Aku sakit , sakit sekali dan ku juga ingat tak lama setelah kau menolak ajakan ku itu kau mulai dekat dengan wanita lain. Itulah yang membuatku sekarang tidak lagi menyukaimu , omonganmu yang tak konsisten, kau sendiri yang bilang ingin konsen dengan sekolah namun kenapa kau malah mendekati wanita itu?.
Aku bukan wanita yang munafik jujur sekarang aku tidak lagi suka pdamu , sekarang kau hanyalah masa lalu yang harus dan wajib aku lupakan.
Diri ini tlah lama menanti menantimu tuk memeluk hati ini
Hati yang selalu terukir namamu yang tak kan mungkin using meski dimakan waktu
Jiwa ini tlah lama mencari mencari belahan dirinya yang telah lama pergi
Pergi untuk menjauh bersama dirimu yang tak pernah coba berfikir untuk kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar